Jilid Pertama Bab 39: Lin Siluo yang Pemalu
Sejak memiliki ponsel dan mengetahui novel yang ditulis oleh Chen Xuan, Lin Siluo sering terjaga hingga larut malam.
Terkadang, ia merasa wajahnya merona panas karena alunan cerita dalam novel tersebut, dan sesekali bergumam sendiri, "Kakak nakal, cuma adegan berciuman saja ditulis sampai lima ribu kata. Apa dia diam-diam berhubungan dengan wanita jahat di luar sana?"
Kadang, imajinasinya meliar hingga menempatkan dirinya sebagai tokoh utama wanita, yang kemudian membuatnya merona tanpa alasan yang jelas.
Saat Lin Siluo membaca adegan tipe bos dominan dalam novel itu, seperti kalimat, "Jadilah wanitaku, atau mati," ia membayangkan bos tersebut adalah Kakak Xiaoxuan-nya dan wanita itu adalah dirinya sendiri, membuatnya semakin ketagihan.
Yah, harus diakui, bukankah gadis-gadis muda saat ini memang menyukai hal-hal seperti itu?
Pagi itu, Lin Siluo bangun dan tahu Chen Xuan sedang pergi berlari. Ia pun menyelinap ke kamar pem