Bab 145: Xinhuayang Menjual Majalah Doujin (Mohon Berlangganan)
"Begini, terima kasih atas dukungannya, tapi aku tidak butuh kau terus melajang demi aku. Aku ingin para penggemarku bisa bersikap rasional! Bisa ya?" kata Ye Qiu kepada gadis itu.
"Aku tahu, aku sangat rasional, tetapi kesukaanku padamu tidak akan pernah berubah. Aku akan terus memerhatikanmu. Kalau begitu... bolehkah aku memelukmu?" kata gadis kecil itu dengan wajah memerah menatap Ye Qiu.
"Tentu saja boleh!" ucap Ye Qiu sambil memeluknya.
Lalu gadis kecil itu terlihat begitu bahagia hingga seolah-olah konslet.
"Wah, pelukan Sang Raja! Aku juga sangat ingin!"
"Iri sekali! Kalau tadi aku bisa menerobos maju, mungkin aku juga bisa dipeluk oleh Sang Raja?"
"Jangan ngimpi, wajahmu begitu jelek, Sang Raja tidak akan mau memelukmu. Kalau mau memeluk, sudah pasti memelukku."
"Bilang aku jelek, kamu sendiri juga sama saja."
"Pelukan dari Sang Raja! Kalau aku dipeluk oleh Sang Raja, aku tidak akan mandi selama sebulan!"
"Kalau aku, aku tidak akan mandi selama setahun."
"Aku tidak akan mandi seumur hidupku."
"666"
......
"Kamu tidak apa-apa?"
Melihat penggemar wanita yang menjadi kaku setelah dipeluk olehnya itu, Ye Qiu bertanya dengan cemas.
"Oh! Oh! Aku tidak apa-apa. Qiu Kecil, aku semakin menyukaimu!" kata gadis itu dengan wajah merona.
"Kalau begitu, jika tidak ada apa-apa lagi, aku pergi dulu ya," kata Ye Qiu kepadanya.
Kemudian ia bersiap untuk pergi.
"Tunggu sebentar, Qiu Kecil," kata gadis itu buru-buru ketika mendengarkan perkataan Ye Qiu.
"Ada apa? Masih ada urusan lain?" tanya Ye Qiu kebingungan.
"Bukannya begitu, hanya saja aku ingin memberikan ini untukmu." Sambil berkata demikian, gadis itu mengeluarkan sebuah buku catatan dari tasnya dan menyerahkannya kepada Ye Qiu.
"Apa ini?" tanya Ye Qiu dengan bingung sambil menerima buku tersebut.
Namun, sebelum sempat bertanya lebih lanjut, gadis itu langsung berlari tergesa-gesa.
Melihat gadis itu lari menjauh, Ye Qiu membawa buku catatan itu kembali ke ruang istirahat terlebih dahulu.
Sesampainya di ruang istirahat, Ye Qiu membuka buku catatan tersebut, dan seketika ia dibuat terdiam seribu bahasa!
Karena benda ini ternyata benar-benar sebuah komik, dan yang lebih parahnya lagi, itu adalah komik yuri.
Lebih hebatnya lagi, karakter utamanya adalah dirinya sendiri dan Luo Tianyi.
Semua orang di Bilibili yang mengenal Ye Qiu tahu betul bahwa Ye Qiu memiliki hubungan yang sangat dekat dengan Sang Putri Pemakan Segala itu.
Karena Sang Putri Pemakan Segala itu adalah seorang perempuan, dan di mata mereka Ye Qiu juga seorang perempuan, banyak orang yang berspekulasi apakah hubungan antara Ye Qiu dan Luo Tianyi sebenarnya adalah hubungan kakak-adik, sahabat dekat, ataukah yuri?
Oleh karena itu, buku ini adalah komik yuri yang menggambarkan kisah antara Ye Qiu dan Luo Tianyi.
Penggambaran visual Luo Tianyi disempurnakan langsung dari MV yang diunggahnya ke Bilibili, membuatnya tampak sangat estetis dan cantik, begitu pula dengan Ye Qiu yang digambarkan sangat menawan.
Dan karena ini adalah komik bergenre khusus, isinya tentu saja dipenuhi adegan-adegan intim yang panas.
Melihat gambaran dirinya dan Luo Tianyi yang berpakaian minim serta terlibat dalam kontak yang begitu mesra di dalam komik tersebut, Ye Qiu seketika terdiam tanpa kata!